Assalamu'alaikum Cinta dan Kerinduan
Bandung, 21 September 2017
Bismillah....
Masih dengan rasa dan penantian yang sama.
Apa kabar kamu di sana wahai cinta ?
Apa kabar kamu di sana wahai kerinduan ?
Aku berharap cinta ini masih menjadi misteri dan belum sempurna. Karena hanya hanya dengan Cinta dan skenario Allah kita dapat menyempurnakan perjalanan cinta ini.
Dalam ranah yang sama namun terjauh dari pandangan. Itulah ujian kita saat ini. Aku tak ingin cinta ini menjadi cinta yang terbaik dari orang lain, tapi aku ingin menjadikan cinta ini berbeda. Sadarkah kau ? Bahwa kita sekarang menjadi dua insan yang asing, dan itu satu kali lagi. Setelah sebelumnya, keputusanmu untuk mengikhlaskanku dan menuju masa depan dengan jalan masing-masing. Digeluti rasa penasaran yang sangat berlebih yang menanyakan tentang bagaimana keadaan hatimu saat ini, bagaimana istiqomahmu saat ini, dan bagaimana ibadahmu saat ini. Membuat kekuatanku terhenti menjadi sosok perindu. Karena aku tahu, sekarang bukan saatnya menanyakan kesetiaan. Tetapi mendo'akan kesuksesan.
Di ranah yang sama pula, dalam gedung yang berbeda, suasana yang berbeda dan cerita yang berbeda. Aku yakin ada sosok wanita yang membuatmu terkagum-kagum, bahkan mungkin bukan hanya sesosok. Aku syukuri itu. Aku akan berbahagia jika hatimu dapat tenang dengan berpaling dari cintaku. Aku tidak akan membawa cinta itu kembali, apalagi memaksanya. Tidak! Aku akan memberikan sepenuhnya keikhlasanku, bahkan bukan hanya sekarang, jauh ketika hati kita sudah tak lagi berbicara. Kurasa itu cukup untuk memberikanmu peluang dalam cinta yang baru.
Dengan diriku, Hanya Allah Yang Tahu...
Aku tak bisa memaksakan kehendak dan takdir-Nya..
Bila memilih, aku lebih baik menjadi sebenr-benarnya orang asing di hadapanmu, dan mengadukanmu pada yang hak. Bukan untuk diumbar kesedihan ini, bukan pula untuk di galaukan rasa yang bersebelah ini. Cinta Allah yang menenangkanku, dan bukan balasan cintamu.
314_DzikraDziara
Coretan Kata Impian
Comments
Post a Comment